2026-05-02 15:51:10
Arie Anugrah Kunjungi Kelurahan Bontoa, Warga Keluhkan Sistem Zonasi Tingkat SMA
Sumber : matamaros.com
Cukup banyak aspirasi yang diterima anggota DPRD Maros, Arie Anugrah saat menemui konstituennya di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Selasa, 19 November 2024.
Reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengutarakan permasalahan yang mereka hadapi.
Makanya sebagian besar masyarakat mengeluhkan pendidikan dan infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah satu keluhan utama yang muncul adalah terkait dengan zonasi pendaftaran siswa baru untuk SMA.
“Mereka berharap ada SMA yang dibangun di Mandai karena kalau jalur zonasi di SMA 8 Mandai itu lebih dekat dari Tanralili dibandingkan Mandai di bagian kelurahan Bontoa dan Hasanuddin,” katanya, Rabu, 20 November 2024
Warga berharap pemerintah segera mempertimbangkan pembangunan SMA yang lebih dekat dan dapat menjangkau seluruh wilayah Mandai.
Selain masalah pendidikan, Arie juga mencatat keluhan warga terkait dengan infrastruktur, terutama soal pembangunan jalan dan irigasi.
“Ada beberapa irigasi yang terputus,” kata Arie.
Arie mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros sebelum masa reses.
“Kami berharap ada tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang ada, agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Selain itu, politikus PAN itu juga berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi lainnya yang disampaikan oleh warga.
“Kami mendengarkan dengan serius semua keluhan dan harapan yang disampaikan. Semua aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan di gedung DPRD Maros. Insyaallah, kami akan bekerja keras agar semua masalah ini bisa segera teratasi,” tegasnya.
Reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengutarakan permasalahan yang mereka hadapi.
Makanya sebagian besar masyarakat mengeluhkan pendidikan dan infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah satu keluhan utama yang muncul adalah terkait dengan zonasi pendaftaran siswa baru untuk SMA.
“Mereka berharap ada SMA yang dibangun di Mandai karena kalau jalur zonasi di SMA 8 Mandai itu lebih dekat dari Tanralili dibandingkan Mandai di bagian kelurahan Bontoa dan Hasanuddin,” katanya, Rabu, 20 November 2024
Warga berharap pemerintah segera mempertimbangkan pembangunan SMA yang lebih dekat dan dapat menjangkau seluruh wilayah Mandai.
Selain masalah pendidikan, Arie juga mencatat keluhan warga terkait dengan infrastruktur, terutama soal pembangunan jalan dan irigasi.
“Ada beberapa irigasi yang terputus,” kata Arie.
Arie mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros sebelum masa reses.
“Kami berharap ada tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang ada, agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Selain itu, politikus PAN itu juga berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi lainnya yang disampaikan oleh warga.
“Kami mendengarkan dengan serius semua keluhan dan harapan yang disampaikan. Semua aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan di gedung DPRD Maros. Insyaallah, kami akan bekerja keras agar semua masalah ini bisa segera teratasi,” tegasnya.